Perjalanan Ini…

Aku hanya akan bercerita dengan perjalananku… perjalanan yang kumulai dari Surabaya… dengan tujuan akhir Cianjur – Jawa Barat. Cukup berat perjalanan ini harus kulewati…

Sabtu, 12 April 2008

Menuju Surabaya
Aku memulai perjalananku dari rumahku Mojokerto untuk satu tujuan yang sangat penting bagi kehidupanku kedepannya yaitu… untuk meminta calon pendampingku dari keluarganya, sebelum proses pernikahan dilaksanakan. Jam 16.30 Wib dari aku bersama kakakku diantar sepupu menuju terminal Mojosari untuk selanjutnya pergi menuju Krian untuk ganti dengan angkutan yang lain menuju terminal Bungurasih Surabaya. Berhubung tepat mahgrib… maka kami sempatkan mampir ke Musholla, sampai sejauh ini semua berjalan baik-baik saja.

Diterminal Bungurasih Surabaya
Akhirnya sekitar pukul 18.30 Wib kami memasuki areal terminal, masih mencoba mencari informasi keberangkatan di papan informasi. Sampai akhirnya petugas berseragam Dephub menghampiri kita dan menanyakan mau kemana? dari seragamnya, kita percaya saja bahwa Bapak ini pasti memberikan informasi yang benar, karena sebelumnya juga banyak para makelar maupun calo yang kita cuekin.

Bandung… itulah yang tujuan yang kita sampaikan, dan dia mengatakan kalo untuk tujuan Bandung adanya sore jam 15.00 Wib dan max. 17.00 Wib kalaupun mau harus transit dulu ke Tasikmalaya atau tempat lainnya. Sampai Bapak Dephub yang entah aku juga tidak tahu namanya mengarahkan kita ke Bis di Wilayah 4, namun bis yang dimaksud tidak ada satupun disana…

Akhirnya kamipun diarahkan ke Bis Mawar, dan dengan di antar sang Bapak tentunya. Banyak makelar maupun calo yang berusaha mendekat namun semuanya terpental ketika sang Bapak Dephub bilang tidak. Sampailah kami dipertemukan dengan si petugas Bis… namun berkat karena merasa tidak cocok akhirnya kami menolak menaiki bis tersebut.

Bis Mandala
Dan dari sana ada tawaran naik bis yang lain… bis patas AC dengan tujuan Bandung. Kami membayar Rp 140.000 per orangnya namun uang 300.000 yang kuberikan untuk pembayaran 2 orang, hanya dikembalikan 10 ribu… artinya 10 ribu yang lain masih dibawa si Makelar. Ketika kuminta… mereka berdalih bahwa ini untuk biaya teman-teman yang lain yang memang sudah mengelilingi kita sejak sebelum transaksi. Dan satu lagi juga untuk membayap Bapak Dephub yang ngantar kita…

Dalam hati ya ampyuuuuunnn… ternyata aku sudah disesatkan oleh seorang dephub ke kawanan para makelar… entah makelar atau atau aku bisa bilang lebih pas dengan sebutan preman. Dan sekitar pukul 19.00 Wib aku menaiki Bus… dan memang dari dalam Bus aku melihat Bapak Dephub sedang nongol lagi, yang kukira tadi pergi meninggalkan lokasi setelah mengantar kita… entah untuk minta jatahnya ato ngapain! yang pasti pengalaman ini memberikan pelajaran berarti bahwa seragam bukanlah jaminan akan memberikan informasi yang benar kepada kita… dan sangat disayangkan negeri ini jika oknum petugasnya seperti itu… akan berapa banyak lagi masyarakat yang menjadi korban…

Menunggu Jilid I
Awalnya kami boleh senang  karena telah mendapatkan bus yang sudah bersandar di jajaran terdepan terminal dan siap untuk diberangkatkan. Kesenangan itu sedikit demi sedikit sirna sudah… sebab ternyata kami dan penumpang lainnya harus menunggu dan menunggu. Dari jam 19.00 Wib kami memperkirakan mungkin jam 20.00 Wib akan berangkat… dan masih belum berangkat, akhirnya kami mengira mungkin jam 21.00 Wib akan berangkat… namun hal yang sama terjadi, dan kami kembali berusaha tenang dan berpikir mungkin jam 22.00 Wib… namun kekecewaan kami makin bertambah karena bis belum berangkat juga. Rasanya ingin merusak semua yang ada di bus mulai dari menyobek-nyobek jok dll, tapi dalam hati berkata bahwa itu bukanlah sifatku akhirnya aku berusaha sabar dan sabar… anggap ini sebuah ujian kesabaran. Sampai jam 23.00 Wib akhirnya bus berangkat juga… total 4 jam sudah waktuku terbuang sia-sia di bis ini. Dalam hati, pasti bakalan telat nyampe Bandungnya… yang tadinya nyampe Pagi mungkin akan menjadi Siangan.

Minggu, 13 April 2008

Menuju Semarang
Awalnya perjalanan lancar… namun satu jam kemudian terjadi musibah, karena ban belakang bis bocor. sekitar satu jam-an kami harus menunggu lagi untuk para kru bus mengganti dengan ban cadangan. Setelah itu bis kembali berjalan… dan lagi-lagi sekita pukul 01.00 Wib Ban Bocor lagi untuk yang kedua kali… dan lagi-lagi kami harus menunggu, satu jam berlalu kembali untuk membetulkan di bengkel pinggir jalan. Setelah itu Bus berjalan kembali dan yang kuingat sempat beberapa kali berhenti entah untuk ke warung karena kru nya kelaparan ato sekedar membeli bensir eceran di pinggir-pinggir jalan… udah masa bodoh buatku karena aku lebih memilih tidur saja dengan harapan cepat sampai.

Sampai pagi harinya aku terbangun… dan ternyata bus baru sampai di daerah Pati Jawa Tengah… lanjut melawati Demak… Kudus… dan tibalah kita di Semarang. Tepat jam 09.00 Pagi kita disana… dan lagi-lagi bus berhenti cukup lama dan kamipun dipaksa untuk menunggu lagi untuk yang kesekian kali. Tak lama kemudian… dengan alasan kurang penunpang, maka kamipun di oper ke bus lainnya… ada sedikit harapan sebab kami tidak harus menunggu-nunggu lagi. Setelah pindah… lengkap sudah kekecewaan kita, disamping bus nya lebih jelek yang tanpa AC juga kami masih harus menunggu dengan udara yang panas di Bis Kencana. Dalam hati… kalo seperti ini terus mungkin Sore baru bisa sampai Bandung.

Menuju Tegal
Perjalanan pun berlanjut, Sekitar jam 10.00 Wib kami memulai perjalanan… perlahan… namanya juga busekonomi yang nyari-nyari penumpang di jalan… dan kembali disamping di samping suasana yang kurang nyaman untuk perjalanan jauhku diselingi dengan panasnya suasana juga hilir mudiknya penjaja jalanan dan pengamen yang sambung menyambung menjadi semakin memuakkan. Juga waktu yang berjalan cepat membuatku semakin was-was. Akhirnya kamipun sampai di Terminal Tegal sekitar 14.00 Wita dan lagi dan lagi karena bus kembali ngetem untuk sekian lama… kembali kamipun harus sabar… karena disini satu jam lebih kami harus menunggu…

Menuju Cirebon
Sekitar pukul 15.00 Wib Bus pun berangkat meninggalkan Terminal Tegal… masih dengan suasana yang sama… dan masih berjalan perlahan. Waktu serasa begitu cepatnya… dan baru sekitar jam 17.00 Wita kami tiba di Cirebon. Dalam hati kembali terpikir… kalo seperti ini bakalan malam sampai Bandung nya… dan akan lebih malam lagi sampai ke tujuan utama kami yaitu Cianjur.

Menuju Bandung
Setelah turun di Cirebon, kami tak mau ambil pusing lagi… berdasarkan informasi dari sini bisa langsung naik bus jurusan Sukabumi, atau via Bandung. Cuman karena yang langsung via Sukabumi tidak ada akhirnya kami leih memilih bis patas AC menuju Bandung yang kami rasa lebih cepat dan nyaman pastinya. Kekesalanpun kembali terulang… bukan karena tidak nyaman tapi lebih karena bis berjalan pelan… jadi berpikir, ini bis patas atau bis ekonomi seh? Bis juga sempat ngetem beberapa kali, dan perjalanan yang seharusnya dapat ditempuh 2 jam-an menjadi 4 jam perjalanan. Tepat pukul 21.00 Wib kami beru sampai di terminal Ciceuhem Bandung. Dan yang lebih mengejutkan lagi… karena bus menuju Sukabumi sidah tidak ada lagi… dan baru datang sekitar pukul 01.00 Wib dini hari.

Pikiran makin bergejolak saja… padahal keluarga di Cianjur sudah menunggu… yang rencananya sampai pagi, ternyata tidak sampai-sampai… siang… sore… malam… hal yang sama terjadi bahwa kami belum juga sampai di tujuan untuk seuah agenda penting pertemuan 2 keluarga yang membicarakan hubungan selanjutnya. Sepertinya ingin teriak dan berontak… tapi apalah daya karena kita tidak bisa berbuat apa-apa.

Sebenarnya apa yang terjadi… kenapa ujian ini begitu berat… kenapa kesialan-kesialan bertubi-tubi datang… apakah ini ada hubunganya dengan mimpiku dan mimpinya sebelumnya yang sedikit mirip… ato apakah karena hari ini adalah tanggal 13 April 2008… yach… tanggal 13 orang mengenalnya sebagai angka sial… dan akhirnya kamipun harus pasrah… untuk menunggu dan sirna sudah harapan kami bahwa untuk bisa datang paling lambat sore ato malam hari.

Senin, 14 April 2008

Menuju Cianjur
Waktu berjalan pelan… kamipun harus menunggu di Terminal Bandung, Sepi… ditemanin hujan yang turun deras… kami memutuskan mencari makan sambil menunggu karena terus terang perut ini belum merasakan nikmatnya nasi sepanjang perjalanan sebelumnya. Diterminal ini pula kami berkenalan dengan warga Cinajur yang juga sedang menunggu Bus… syukurlah akhirnya kami bisa menunggu bersamaan. Rasa kantukpun kadang-kadang menyerang dan sempat beberapa saat kami terlelap dibuatnya.

Sekitar pukul 00.15 Wib akhirnya bus datang juga, dengan perasaan lega kamipun segera menaikinya dan dari sinilah perjalanan bisa dikatakan lancar sepanjang jalan mataku terus terbelalak jangan sampai tujuan utama terlewat. Biasanya dibutuhkan waktu 3 jam untuk sampai di cianjur, tapi kali ini dalam waktu 2 jam kami telah sampai ditujuan, di wilayah Gekbrong – Cianjur. Dan selanjutnya kami berjalan menyusuri jalan setapak menuju rumah tujuan kami. Suasana sepi… gelap… sampai kami tepat didepan pintu, perlahan kami ketuk sekali… tidak ada jawaban… dua kali masih negatif, akhirnya kita memutuskan kalau ketukan ketiga tidak ada jawaban, maka kami memutuskan istirahat saja diluar sampai pagi tiba. Dan terdengan ketukan lirih untuk ketiga kalinya dariku… dan alhamdulillah kita tidak jadi tidur diluar karena pintu sudah ada yang membukakan. Ketika melihat jam… tepat pukul 03.00 Wib kita ada di sana.

Sambutan Hangat
Sambutan hangat pun kami terima, karena sebelumnya mereka sudah pasrah… dan tampak raut muka bahagia dari wajah neng yaitu gadis yang akan ku ambi… begitu juga dariku sendiri, karena aku tidak dapat juga menutupi kebahagianku. Kopi hangat, kue dan buah-buahanpun menyambut kedatangan kami… tidak lama kamipun sibuk dengan obrolan sampai aku tidak tahu kapan obrolan itu berakhir karena mungkin kecapekan aku tiba-tiba terlelap tanpa kusadari.

Kebersamaan yang Singkat
34 Jam waktuku telah kuhabiskan dijalan hanya untuk tujuan ini, Sekitar pukul 05.30 Wib si Neng membangunkanku… Shubuh katanya dan akupun bergegas mandi… syukur dia memasakkan air hangat buatku, sehingga paling tidak aku tidak merasa dingin dengan air Cianjur yang dinginya kayak es… Kemudian Sholat dan bebenah. begitupun kakakku. Setelah itu kamipun dipersilakan Sarapan dengan menu yang lumayan banyak variasinya… tau aza kalo kita pasti kelaparan.

Setelah menyelesaikan sarapan, berhubung dikejar waktu dimana pesawat kami terbang sekitar jam 13.00 Wib dan butuh waktu sekitar 5 jam dari Cianjur ke Jakarta, maka pembicaraan kami langsung pada pokok permasalahan. Bahwa maksud kedatangan kami adalah untuk meminta Si Neng dan merekapun menerima sedagkan untuk urusan-irusan lainnya akan dikomunikasikan dikemudian hari. Tepat pukul 07.00 Wib kamipun pamit dan meminta maaf karena tidak bisa berlama-lama dengan diantarkan si Neng karena dia juga harus kembali ke kosannya di Cibadak yang merupakan satu jalur dengan kepulangan kita.

Menuju Jakarta
Setelah pamit kamipun bergegas… aku, kakakku dan Si neng menaiki Angkot yang pindah sampai tiga kali sebelum menemukan angkot L300 yang menuju Bogor. Cukup cepat pula semua angkot yang kita naiki… sampai ketika menaiki L300 si neng memutuskan ikut mengantarkan kita sampai ke Bogor, karena dia juga akan maen kerumah temen deketnya di Bogor. Perjalanpun cepat berlalu, ditengah kemacetan Sukabumi maupun Bogor, si L300 bisa lewat pinggir jalan menyalip dan menyalip… sampai di Ciawi L300 memilih melewati tol daripada lewat daerah Tajun, ini makin mebuatku bahagia sebab tentu akan mempercepat sampainya aku di Terminal Bogor, sebab melihat jadwal penerbanganku maka minimal aku sampai jam 10.00 Wib di terminal Bogor dan dengan perkiraan 2 jam perjalanan maka aku bisa sampai di Cengkareng sekitar pukul 12.00 Wib untuk selanjutnya aku aman untuk Check in dan menunggu jam untuk terbang.

Dan tidak seperti sebelumnya… kali ini semua berjalan lancar, tepat pula aku sampai jam 10-an di Bogor, langsung ketemu dengan Bus Damri jurusan Cengkareng yang siap diberangkatkan dan sambil berucap selamat tinggal… si Neng pun melepas kepergian kita. Perjalanpun lancar dan sebelum jam 12 kami sudah sampai di Cengkareng… kamipun segera check in dan untuk beberapa saat menunggu penerbangan.  Jam 13.05 Wib akhirnya kami terbang menuju Surabaya…

Menuju Rumah di Mojosari-Mojokerto
Dengan penerbangan menggunakan Airasia, kamipun sampai di Surabaya sekitar jam 14.00 Wib Setelah mengambil bagasi kamipun bergegas keluar mencari bus dengan tujuan terminal bungurasih, dan tak lama kamipun mendapatkannya dan bus segera melaju ke Bungurasih. Sekitar pukul 15.00 Wib kamipun sampai di tujuan.

Sampai di Bungurasih kamipun bergegas mencari bus tujuan Mojokerto, setelah kami dapatkan bus pun melaju… namun jalanan lagi macet-macetnya sehingga kondisi perjalanan padat dan merayap. Sekitar pukul 17.00 dan kamipun langsung mencari angkot yang akan mengantar kami ke Mojosari. Syukurlah kembali semua berjalan lancar dan kami sampai di Terminal Mojosari sekitar pukul 18.00 Wib. Sambil menuggu jemputan kamipun melepas lelah dengan ngopi dan mengisi perut dengan jajanan ringan.

Setalah jemputan datang kamipun bergegas pulang… dan di rumah, semua keluarga telah menunggu… Ada Ayah, Mak, Neng Sun adan Anak-anaknya serta Mak Tun. Tentu semuanya ingin dengar semua cerita-cerita tentang perjalanan kita… perjalanan yang penuh perjuangan… perjalanan yang tak akan pernah terlupakan…

~ by topanix on April 16, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: